hanyainsani.com

Mencari Pekerjaan juga Ladang Penipuan

 Sangat membuat saya kesal. Hingga saya sendiri terheran-heran kenapa kerap sekali mengalami hal seperti ini berulang. Apakah saya yang terlalu lugu, polos atau kurang cerdas?

Kekesalan itu bermula karena ambisi saya yang terus mencoba melamar pekerjaan di banyak tempat dari berbagai platform (terutama website loker).

Sehingga setiap harinya, setelah bangun tidur saya pasti langsung membuka Google untuk mencari info pekerjaan. Kemarin lusa, saya menemukan salah satunya. Tepatnya di Perum Bulog, dimana dalam info yang beredar, salah satu BUMN ini membutuhkan tenaga kerja cukup banyak.

Lalu, pagi ini saya mengecek email. Ternyata sudah ada balasan dari pihak yang mengatasnamakan Perum Bulog Recrutmen.

Nah, dari sinilah kekesalan saya bermula

Isi dari pdf tersebut sebagai berikut :

Wah, bukan kepalang rasa senang saya. Tentunya kesempatan luar biasa, karena loker yang saya daftarkan segera ada balasan. Apalagi ada nama saya tertera di daftar yang lolos untuk mengikuti tahap selanjutnya.

Saat saya baca di awal, sangat terkejut ketika harus mengikuti seleksi di Denpasar. Bagaimana saya bisa kesana, mengingat akomodasi yang tentu saja tidak sedikit. Tapi, setelah saya baca lebih lanjut ternyata biaya akomodasi akan diganti pihak Bulog, entah diterima atau tidak.

Namun, saya merasa ragu, karena untuk biaya keberangkatan sementara ditanggung oleh pelamar kerja, hingga nanti digantikan kemudian. Pertimbangan saya saat itu, karena saya tak punya uang sama sekali untuk biaya tersebut. Terutama karena saat ini saya juga ikut orang tua di rumah, yang sehari-hari hanya membantu jualan kecil-kecilan, semisal gorengan dan jajanan anak-anak.

Akhirnya terbersit dalam pikiran saya untuk bertanya kepada teman-teman yang lain. Salah satu kawan yang saya minta pertimbangan darinya ialah mbak kos, dan saya juga baru ingat ada seorang teman bekerja di Bulog.

Maka saya tanya ke mereka berdua. Dari teman yang kerja di Bulog dia bilang, itu sudah pasti PENIPUAN , dan sudah disampaikan di akun Instagram Bulog juga.

Sedangkan dari mbak Kos, Kebetulan dia punya aplikasi Get Contact. Setelah di cek ternyata

Beginilah hasil untuk kontak dari pihak yang mengaku sebagai Manager HRD Bulog.

Sedangkan untuk kontak Ticketing (akomodasi yang disertakan) begitulah hasilnya. Tentu saya sangat terkejut dan kesal. Ternyata loker yang disertakan di website hanyalah penipuan semata. Rasa senang dan harapan saya untuk bisa mendapatkan pekerjaan secepatnya pupus sudah.

Meski terkejut, sebenarnya saya seringkali menemui banyak penipu yang hampir menjerumuskan saya sbg target korban. Entah dengan modus Shopee, belanja online, pesanan catering dan yang terbaru ini. Namun, untuk kali ini rasanya begitu menyebalkan, karena penipuan nya tentu jumlah yang cukup banyak, apalagi untuk seorang pengangguran.

Karena jiwa saya yang merasa (ingin membalas dendam) perlu mengorek lebih jauh. Akhirnya saya coba untuk menghubungi kontak travel penipuan ini. Saya chat ingin reservasi tiket, dan balasannya begini

Balasan pertama kali yang diminta bukan asal keberangkatan, melainkan data penting kita. Tentu saja bila tak berhati-hati data seperti ini bisa disalahgunakan sebagai syarat untuk mendapatkan pinjaman online atau keperluan lain yang bisa merugikan.

Hal yang membuat saya semakin kesal ialah, nilai penipuan yang tentu bagi seorang pengangguran seperti saya bukanlah jumlah yang sedikit.

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika ada orang yang mengikuti seluruh intruksi yang diberikan. Sungguh kasihan, sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Orang yang berupaya mencari pekerjaan untuk mencukupi kehidupan nya (mungkin juga keluarga) masih sempatnya jadi sasaran ya. Sungguh manusia seperti ini memang makhluk biadap. Meskipun kesal, ada hikmahnya saya terhindar dari kejahatan tersebut, dan saya merasa sangat bersyukur.

Bener kata bang Napi :

Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada NIAT, tapi juga karena ada KESEMPATAN. WASPADALAH!!!

1 komentar

Terimakasih telah berkunjung. Tambahkan komentar untuk mendukung blog ini yaa.
  1. Ya Allah, jahat banget 😓😓
    Alhamdulillah,kakak masih dilindungin Allah, ngga tertipu 🙏

    BalasHapus