hanyainsani.com

5 Manfaat Artificial Intelligence untuk Digital Marketing dan Kaitannya dengan Pembangunan


Sumber: pexel.com (Hatice Baran)

Perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan zaman mendorong berbagai kemajuan teknologi. Adanya teknologi membantu manusia untuk beraktivitas, bekerja, dan mengatasi permasalahan dengan lebih praktis serta mudah.

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin canggih membantu kita dalam menjalani kehidupan lebih baik. Manusia bisa mendapatkan keuntungan berupa efisiensi tenaga serta waktu, sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan cepat, tepat, dan praktis.

Ada banyak manfaat yang didapatkan dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi. Apa saja?

Manfaat Teknologi untuk Kehidupan

Pernah merasakan membaca berita dari media cetak seperti koran? Gimana rasanya baca berita dari koran? Mungkin ribet bawanya, kesulitan buka kertasnya, atau berita yang tersedia terbatas, betul nggak?

Nah, dengan kemajuan teknologi, kini kita bisa membaca dari layar laptop atau gawai. Dampaknya setiap informasi terkini bisa kita akses sangat cepat. Mau tau informasi tokoh idola? persoalan bisnis atau politik? Hanya dengan mengetik kata kuncinya, segala informasi maupun berita terkini dengan mudah didapat.

Itu baru urusan media massa. Gimana kalau soal aktivitas kerja?

manfaat teknologi AI untuk digital marketing

Biasanya urusan pekerjaan selalu berkaitan dengan mengetik ya. Dulu kita mengetik di mesin tik manual untuk urusan kantor dan keperluan surat menyurat. Kalau sekarang mengetik biasa dilakukan di personal computer (PC), laptop atau gawai ya.

Tentunya mengetik dari keyboard jauh lebih mudah. Karena saya merasakan sendiri perbedaan dari pemakaian mesin tik manual dibandingkan keyboard atau keypad.

Saya pernah menggunakan mesin tik manual saat masih berstatus siswi SMK. Kalau dibanding keyboard, penggunaan mesin tik manual lebih melelahkan. Harus memastikan kuku-kuku terpotong rapi, kalau terlalu panjang bisa nyerimpet di antara tombol mesin tik sampai patah. Menekan tiap tombolnya pun butuh tenaga lebih. Proses mengetik juga butuh kesabaran lho. Bagaimana tidak? Kalau ada satu kesalahan saja, siap-siap mengulang ketikan dari awal.

Dari situ kerasa banget kan manfaat teknologi untuk kehidupan. Semakin kesini aktivitas manusia pun terasa lebih dimudahkan. Beragam inovasi bermunculan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan kita.

Masalah kebutuhan informasi, sekarang bisa didapatkan lebih aktual. Masalah kantor, bisa dipangkas dengan alat yang mudah. Bahkan masalah lamanya berpikir pun kini juga ada solusinya. Salah satunya dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Pengertian Artificial Intelligence

Artificial intelligence (AI) diartikan sebagai kecerdasan buatan. Sedangkan pengertian AI menurut ahli ialah sebagai berikut.

Dari H. A. Simon (1987) Kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang -dalam pandangan manusia adalah- cerdas.

McCarthy (2007) mengatakan artificial intelligence merupakan langkah untuk menciptakan komputer, robot, atau aplikasi atau program yang bekerja secara cerdas, layaknya seperti manusia.

Dapat disimpulkan AI ini merupakan alat, aplikasi, langkah, atau intruksi untuk menghasilkan dan melakukan sesuatu yang cerdas seperti manusia.

Kehadiran AI ditanggapi berbagai pro kontra. Dianggap pro karena memudahakan aktivitas yang dilakukan. Bisa juga dianggap kontra karena akan menggantikan peran manusia.

Kalau saya sih termasuk golongan pro. Menurut saya AI merupakan alat teknologi canggih yang membantu pekerjaan. Mengapa demikian?

Saya bekerja di bidang digital marketing. Berkecimpung di profesi itu membuat saya jadi manusia palugada (apa lu mau gua ada).

Tugas pekerjaan yang harus saya lakukan mulai dari perencanaan konten, strategi pemasaran, mengelola media sosial, memahami pengalaman pelanggan, sampai memberikan masukan terkait event yang perlu diselenggarakan, harus serba bisa. Serta printilan tugas lainnya yang tak cukup dijelaskan.

Secara khusus, artificial intelligence (AI) bermanfaat signifikan untuk digital marketing. Secara umum, penggunaan AI juga bermanfaat untuk mendorong pembangunan. Lalu, apa saja manfaat artificial intelligence untuk digital marketing dan kaitannya dengan pembangunan? Yuk simak berikut ini.

Manfaat Artificial Intelligence untuk Digital Marketing dan Kaitannya dengan Pembangunan

Artificial intelegence yang kerap saya gunakan ialah ChatGPT, OpenAI, atau Bard. Penggunaan tools tersebut bisa saya gunakan untuk mencari ide-ide konten, membuat outine saat buat artikel, membuat konten pemasaran seperti copywriting, dan lainnya.

Menggunakan artificial intelegence tools memiliki manfaat signifikan bagi seorang digital marketer seperti saya. Secara umum AI juga bermanfaat untuk membantu pembangunan.

manfaat artificial intelligence untuk pembangunan Indonesia


Berikut ini beberapa manfaat artificial intelegence untuk digital marketing serta kaitannya dengan pembangunan:

1. Meningkatkan Efisiensi

Menggunakan artificial intelligence mempersingkat proses mengerjakan tugas yang biasanya perlu dilakukan lebih lama. AI juga dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam periklanan digital. Dengan algoritmanya, AI bisa membantu promosi agar lebih tertarget dan sesuai dengan sasaran pembeli. Tidak hanya itu, AI juga dapat membantu menganalisis data pelanggan dalam jumlah besar, serta memberikan wawasan berharga untuk mengoptimalkan strategi pemasaran.

2. Membantu Mengelola Consumer Journey (Pengalaman Pelanggan)

Pelanggan memiliki perilaku atau karakteristik tertentu. Dengan AI, kita dapat
menganalisis perilaku mereka, sehingga konten yang disajikan relevan dan lebih
melibatkan pelanggan. Selain itu, AI berupa chatbot dapat dimanfaatkan untuk
menjawab pertanyaan pelanggan, menyediakan respon cepat, dan meningkatan
kepuasan mereka.

3. Meningkatkan Retensi Pelanggan

AI dapat digunakan untuk mengidentifikasi sentimen pelanggan berdasarkan ulasan, umpan balik, dan menanggapi perubahan preferensi pelanggan dengan cepat. Ini dapat membantu brand menyajikan produk atau layanan yang sesuai, sehingga mendorong loyalitas pelanggan. Berdasarkan analisis perilaku pelanggan, AI juga dapat memberikan rekomendasi produk lebih akurat, meningkatkan traffic, dan meningkatkan retensi pelanggan.

4. Mengoptimalisasi Operasional

Dengan memanfaatkan AI, perusahaan dapat mengoptimalkan biaya per klik (CPC), meningkatkan konversi, dan mengatur strategi iklan otomatis. 

Selain itu, dalam e-commerce AI dapat
membantu manajemen inventori dengan memprediksi permintaan suatu produk dan
mengelola stok.

5. Mendorong Pembangunan Ekonomi dan Inovasi

Di skala perusahaan yang mengadopsi penggunaan AI dapat meningkatkan efisiensi bisnis, menghemat biaya, meningkatkan kepuasan pelanggan,dan mendukung strategi pemasaran. Dengan begitu perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya untuk mendorong inovasi produk maupun layanan baru, serta mendukung pembangunan ekonomi melalui pertumbuhan sektor bisnis.

Tidak hanya bagi perusahaan saja, AI bagi pelaku UMKM dapat membantu menganalisis pasar dan memberikan saran pada strategi pemasaran yang canggih. Ini membantu pertumbuhan bisnis dan kontribusi terhadap perekonomian lokal. Pemanfaatan AI

Kesimpulan

Secara khusus penggunaan AI sangat membantu aktivitas digital marketing. Secara keseluruhan berkaitan pula dengan pembangunan ekonomi dan mendorong inovasi pada sektor lebih besar. Adopsi AI dalam pekerjaan dapat meningkatkan efiiensi kinerja.

Pembangunan AI tentu juga akan membutuhkan sumber daya manusia yang terampil. Melatih orang-orang dalam keterampilan AI akan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Bagi masyarakat Indonesia ini merupakan potensi untuk berkembang serta berinovasi. Diharapkan ada peningkatan ekonomi dari pemahaman terkait AI melalui pelatihan atau pendidikan yang relevan. 

Manfaat AI untuk digital marketing bukan hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan. Akan tetapi juga berdampak positif untuk pembangunan ekonomi, pendidikan, kesempatan kerja, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.  


Sumber referensi:

https://bapenda.jabarprov.go.id/

https://bemu.umm.ac.id/

Sumber gambar:
pexel.com 
canva




6 komentar

Terimakasih telah berkunjung. Tambahkan komentar untuk mendukung blog ini yaa.
  1. Toss mbak,aku juga pernah merasakan masa2 pake mesin tik manual. Kalau bahaya AI sendiri menurut mbak gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada serunya lah ya mba hihi. Kalau bahaya sebenarnya jg ada sih mb, lebih ke bisa disalahgunakan oleh pihak yang kurang bertanggungjawab. Semisal data pribadi digunakan untuk hal-hal buruk.

      Hapus
  2. hihihi...jd ingat masa sekolah pakai mesin ketik, pas kukunya panjang sama gurunya dipukul & gk boleh masuk ruangan ngetik.
    AI sekarang udah menguasai dunia ya mbak, skrg banyak jg dipakai kejahatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, setiap inovasi pasti ada kelebihan dan kelemahannya ya. Sebenarnya bukan hanya AI yang bisa dimanfaatkan untuk tindak kejahatan. Teknologi lainnya pun juga ada kemungkinan, semisal penyebaran berita/informasi hoaks. Itu juga bahaya. Jadi kejahatan bergantung pada niat. Tinggal sebagai pengguna mau memanfaatkan seperti apa.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Terima kasih sharingnya kak. Sudah lama penasaran tentang AI.

    BalasHapus